"Saya baca Tetralogi Buru semuanya. Waktu itu bacanya masih 'gelap-gelapan' karena hanya baca bukunya Pak Pram saja kalau ketahuan kita bisa dipenjara waktu itu," ujar Iwan Fals di kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Namun, hal itu malah membuat Iwan semakin terkagum-kagum kepada penulis asal Jawa Tengah itu. Terkhusus Bumi Manusia, buku itu ditulis ketika Pram masih diasingkan di Pulau Buru bersama ribuan tahanan politik lain karena dicap sebagai komunis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solois Once Mekel mengaku tak merasakan pengalaman yang dijalani Iwan Fals terkait karya Pramoedya Ananta Toer. (CNN Indonesia/M. Andika Putra) |
Hal serupa disampaikan penyanyi Once. Ia mengatakan dirinya membaca buku Pramoedya Ananta Toer saat sudah 'terang benderang'. Dulu dirinya hanya mengetahui Pram merupakan penulis kelas dunia asal Indonesia dan yang menjadi satu-satunya yang diusulkan mendapat Nobel Sastra.
"Memang sangat menyentuh. Karakternya begitu hidup padahal dalam pengasingan risetnya relatif sedikit," tutur Once.
Film Bumi Manusia akan menampilkan Iqbaal Ramadhan sebagai Minke, Mawar Eva De Jongh sebagai Annelies, serta Sha Ine Febrianti sebagai Nyai Ontosoroh. Ia juga didukung aksi Ayu Laksmi, Donny Damara, Jerome Kurnia, Giorgino Abraham, Bryan Domani, Christian Sugiono, Ciara Brosnan, dan Hans de Krekker.
Bumi Manusia akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 15 Agustus, bersamaan dengan film yang diangkat dari karya Pramoedya Ananta Toer lainnya, Perburuan.
[Gambas:Youtube] (chri/rea)
Solois Once Mekel mengaku tak merasakan pengalaman yang dijalani Iwan Fals terkait karya Pramoedya Ananta Toer. (CNN Indonesia/M. Andika Putra)