FOTO: Kenangan Tersisa dari Pesan Damai Woodstock

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 01/08/2019 14:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Woodstock bukan sekadar festival musik. Pertama kali diadakan 1969, acara ini mengusung perdamaian dalam harmoni musik dan pernah jadi fenomena di budaya pop.

Festival musik Woodstock diinisiasi oleh Artie Kornfeld, Michael Lang, John P. Roberts dan Joel Rosenman. Mereka memutuskan memberi tajuk An Aquarian Exposition: 3 Days of Peace & Music untuk festival yang berlangsung selama 16-18 Agustus 1969 itu. (AFP PHOTO/Emmanuel Dunand)
Nama
Tajuk Woodstock 1969 memperkuat bahwa festival itu adalah gerakan perdamaian, terlebih kala itu sedang marak budaya Hippie yang cinta kedamaian. (AFP PHOTO/Emmanuel Dunand)
Pengunjung yang datang ke Woodstock saat itu kerap disebut sebagai Flower Generation yang memiliki slogan flower power dengan maksud menolak perang. Kurang lebih saat itu terdapat 400 ribu orang yang datang ke lahan peternakan milik Max Yasgur di Bethel, New York, yang menjadi tempat Woodstock.(AFP PHOTO/Emmanuel Dunand)
Mereka datang untuk menyaksikan musisi kenamaan pada masa itu, diantaranya adalah Jimi Hendrix, Janis Joplin, Santana, Joe McDonald dan The Who. (AFP PHOTO/Emmanuel Dunand)
Tak disangka, festival itu memilih pengaruh besar terhadap perkembangan kultur pop dunia. Bahkan majalah Rolling Stone memasukkan Woodstock dalam daftar 50 Moments That Changed the History of Rock and Roll. (AFP PHOTO/Emmanuel Dunand)
Setelah 1969, acara sejenis Woodstock 1969 selalu berusaha dilakukan. Setidaknya, mengenalkan generasi setelah 'Flower Generation' dan tujuan dari Woodstock. Pada 1971 sebuah album bertajuk Woodstock Two dirilis.  (AFP PHOTO/Emmanuel Dunand)
Kini, Woodstock 50 sudah dipastikan batal sehingga perayaan setengah abad festival musik legendaris itu hanya sekadar memori. Sejumlah memori itu pun terpatri di Museum Woodstock. (AFP PHOTO/Emmanuel Dunand)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA