YG dan Seungri Resmi Didakwa soal Kasus Dugaan Judi Ilegal

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 04:22 WIB
YG dan Seungri Resmi Didakwa soal Kasus Dugaan Judi Ilegal Yang Hyun-suk alias YG resmi didakwa atas dugaan judi ilegal bersama Seungri. (dok. YG Entertainment via Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan bos YG Entertainment, Yang Hyun-suk, dan artisnya Seungri didakwa dengan tuduhan kebiasaan berjudi. Dilaporkan oleh Yonhap pada Rabu (14/8), pihak kepolisian disebut mengadakan konferensi pers di kantor polisi nasional Korea, Seoul, pada Senin (13/8).

"Sebagai hasil dari investigasi, kami resmi mendakwa (YG dan Seungri) dengan kasus kebiasaan berjudi," ujar sumber dari pihak kepolisian.

Sebelumnya, YG dan Seungri dicurigai melakukan metode penukaran valuta asing ilegal yang disebut 'hwachingi'. Hasil yang didapat dari penukaran tersebut lantas dipakai untuk berjudi di Las Vegas, AS. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.


"Kami sedang meninjau kembali kemungkinan untuk menjatuhkan mereka dakwaan terkait pelanggaran undang-undang penukaran valuta asing," kata sumber yang sama.

Pihak berwajib disebut belum bisa membeberkan tindak kriminal lain yang disangkakan dilakukan oleh YG dan Seungri terkait dugaan ini, termasuk intensitas dan besarnya uang yang digunakan untuk berjudi. Hal itu menjadi mungkin karena kedua terdakwa diduga telah menghancurkan bukti.

"Kami tidak bisa membeberkan tindak kriminal yang spesifik termasuk frekuensi dan jumlah uang (terkait perjudian) karena ada potensi penghancuran bukti," lanjut mereka.

Diberitakan Soompi pada Jumat (9/8), sebelum dituduh melakukan judi di MGM Hotel Casino Las Vegas, YG ternyata sudah mulai berjudi di luar negeri sejak awal tahun 2000-an. Ia melakukan perjudian antara lain di MGM Hotel Makau, disebut dengan menggunakan metode penukaran uang serupa seperti di AS.

Kepolisian mencurigai jumlah uang yang dihabiskan YG di Makau jauh lebih besar ketimbang yang dikeluarkan di AS. Hal ini dikarenakan kemungkinan pemindahan uang dari Korsel ke Makau yang lebih mudah.

Akibat dari permasalahan ini, YG dicurigai memakai profit dari para artisnya yang mengadakan konser dan pertunjukan di AS. Kepolisian menjelaskan bahwa mereka akan menelusuri kemungkinan hubungan antara uang judi YG dengan profit yang dihasilkan oleh artis YG Entertainment saat mengadakan konser di AS, serta dana yang digunakan oleh agensi.

Bagai sudah jatuh tertimpa tangga, kasus ini ternyata juga menyeret nama Seungri yang sudah terlebih dahulu tercoreng namanya karena kasus Burning Sun yang menjalar dan meliputi kasus prostitusi, transaksi narkoba, dan penggelapan pajak. YG berakhir mundur dari kursinya sebagai CEO YG Entertainment pada Juni lalu. (taj/rea)