Penampilan musisi tersebut sesuai dengan tujuan Synchronize Fest yang ingin menangkap perjalanan industri musik Indonesia. Diketahui musik pop Melayu ramai dan jadi hit di Indonesia pada awal tahun 2000an.
"Kalau mengundang satu band Wali untuk tampil, orang mungkin akan mikir 'apaan banget Synchronize'. Tapi gue kemas bagaimana caranya biar keliatan mahal, jadinya ya karaoke," kata Ucup saat jumpa media di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergelaran Synchronize Fest tahun ini akan menjadi yang pertama kali menampilkan band pengusung genre pop Melayu meski tidak dalam format band. Sebelumnya festival tersebut belum pernah menyajikan band atau musisi pengusung genre pop Melayu.
Tahun ini menjadi gelaran Synchronize Fest yang keempat kali. Festival yang hanya menyajikan musisi lokal ini akan dilangsungkan pada 4, 5 dan 6 Oktober 2019 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.
Sebelumnya, Synchronize Fest yang pertama kali diadakan pada 2016. Setiap tahun Synchronize Fest digelar dan pengunjung terus bertambah.
[Gambas:Video CNN] (adp/rea)