Berdasarkan data laman independen filmindonesia.or.id, film garapan Hanung Bramantyo yang diangkat dari novel legendaris bertajuk sama karya Pramoedya Ananta Toer itu telah menjual 1,113 juta tiket.
Dengan capaian itu pula, Bumi Manusia berhasil mendarat di posisi sembilan film Indonesia terlaris pada 2019. Bumi Manusia hanya kalah sekitar 2.800 tiket dari Ghost Writer yang diproduseri Ernest Prakasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan capaian penjualan Bumi Manusia sebanyak 1.113.810 tiket per Jumat (30/8), film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan itu diprediksi memperolah pendapatan kotor sebesar Rp44,5 miliar.
Dari angka penjualan tiket itu pula, film Bumi Manusia diprediksi membawa pulang Rp16,7 miliar mengingat studio memperoleh Rp15-17 ribu per tiket yang terjual, sedangkan sisanya adalah pendapatan bioskop selaku eksibitor.
Berdasarkan data filmindonesia.or.id, Bumi Manusia menjadi film ketiga Falcon Pictures yang menembus angka satu juta penonton sekaligus 10 besar film terlaris 2019, setelah Dilan 1991 dan My Stupid Boss 2.
Film 'Bumi Manusia' resmi menembus satu juta penonton setelah tayang dua pekan di bioskop, Jumat (30/8). (dok. Falcon Pictures) |
Bumi Manusia sebelumnya berhasil meraih 411 ribu penonton pada pekan debut, menggilas film Perburuan yang juga dirilis bersamaan dan diangkat dari karya Pramoedya Ananta Toer. Perburuan hanya memperoleh 15 ribu penonton di pekan debut.
Meraih satu juta penonton, Bumi Manusia bercerita tentang Minke (Iqbaal Ramadhan), seorang pribumi yang bersekolah di HBS. Padahal pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa.
[Gambas:Video CNN] (end)
Film 'Bumi Manusia' resmi menembus satu juta penonton setelah tayang dua pekan di bioskop, Jumat (30/8). (dok. Falcon Pictures)