"Belum untung," kata Frederica, produser Falcon Pictures kepada CNNIndonesia.com, Jumat (30/8), menyikapi keberhasilan dan keuntungan Bumi Manusia ketika mendapat satu juta penonton setelah dua pekan tayang di bioskop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak usah ya," kata Frederica.
Dengan capaian itu pula, Bumi Manusia berhasil mendarat di posisi sembilan film Indonesia terlaris pada 2019. Bumi Manusia hanya kalah sekitar 2.800 tiket dari Ghost Writer yang diproduseri Ernest Prakasa.
Berdasarkan capaian penjualan Bumi Manusia sebanyak 1.113.810 tiket per Jumat (30/8), film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan itu diprediksi memperolah pendapatan kotor sebesar Rp44,5 miliar.
Angka itu diperoleh dari penjualan tiket dikalikan asumsi rata-rata tiket bioskop seharga Rp40 ribu per tiket.
Berdasarkan capaian penjualan Bumi Manusia sebanyak 1.113.810 tiket per Jumat (30/8), film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan itu diprediksi memperolah pendapatan kotor sebesar Rp44,5 miliar. (Dok. Falcon Pictures) |
Meski belum untung, Falcon Pictures masih memiliki kesempatan berharap penonton datang menyaksikan Bumi Manusia.
Film Bumi Manusia diketahui masih tayang di jaringan bioskop 21 Cineplex selaku jaringan terbesar, meskipun tak sebanyak dua pekan lalu. Di Jakarta saja, Bumi Manusia hanya tersisa di 22 lokasi bioskop 21 Cineplex.
Sukses meraih satu juta penonton, Bumi Manusia bercerita tentang Minke (Iqbaal Ramadhan), seorang pribumi yang bersekolah di HBS. Padahal pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa.
[Gambas:Video CNN]
(end)
Berdasarkan capaian penjualan Bumi Manusia sebanyak 1.113.810 tiket per Jumat (30/8), film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan itu diprediksi memperolah pendapatan kotor sebesar Rp44,5 miliar. (Dok. Falcon Pictures)