Mayoritas kritikus memuji film yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix ini. Mulai dari cerita yang gelap serta menegangkan, sampai film yang menjadi studi karakter karena menampilkan karakter yang mengidap penyakit mental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pula Davie Ehrlich dari IndieWire. Ia menilai Joker adalah penemuan kembali film pahlawan super sejak trilogi The Dark Knight (2005-2012).
[Gambas:Video CNN]
Kemudian Brandon Davis menilai bahwa Joker tidak seperti film pahlawan super kebanyakan dan merupakan karya yang luar biasa. Film ini terasa gelap, menegangkan dan mengerikan.
"Film ini benar-benar melampaui film-film lain (yang diadaptasi) dari komik dan menjadi film tentang studi karakter yang akan membuat penonton tidak nyaman dengan cara yang liar 10/10," tulis Davis lewat akun twitter.
[Gambas:Twitter]
Serupa dengan Davis, Sean Gerber memberikan penjelasan yang tidak jauh berbeda. Menurutnya Joker adalah film luar biasa dengan sajian studi karakter yang menakutkan.
"Joaquin Phoenix akan menghantui kalian dengan penampilannya selama bertahun-tahun, membuat kalian melihat dan merasakan kegelapan dalam film Joker dari kepala sampai kaki," tulis Gerber.
[Gambas:Twitter] (adp/end)