Kali ini Dono, Kasino, dan Indro diceritakan mendapat tugas sebagai agen polisi rahasia. Mereka berada di bawah komando Komandan Cok (diperankan Indro Warkop), yang kehilangan tangan kanannya, Karman (Mandra), saat menelusuri money laundry atau pencucian uang di dunia perfilman Indonesia, tepatnya di sebuah PH yang dimiliki Amir Muka.
Warkop DKI akhirnya berusaha masuk dalam dunia film dan terlibat dalam produksi film komedi demi mendapatkan informasi. Mereka dipasangkan dengan artis sinetron yang hijrah ke dunia film, Inka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, investigasi tak melulu berjalan mulus. Saat menghadiri sebuah pesta, trio yang sedang menyelidiki malah menyeret Inka terjebak dalam urusan mereka. Mereka terkurung dalam sebuah ruangan dan jatuh pingsan.
Pencarian Warkop DKI akan jejak Inka, kemudian membawa mereka dalam petualangan lain.
Indro Warkop (kiri atas) bersama trio Warkop DKI Reborn versi terbaru, Adipati Dolken sebagai Kasino, Randy Danistha sebagai Indro, dan Aliando Syarief sebagai Dono. (Foto: CNN Indonesia/Mundri Winanto) |
Film Warkop DKI Reborn versi awal berhasil memecahkan rekor dan menjadi film Indonesia paling laris sepanjang masa. Film itu mengumpulkan sebanyak 6.858.616 penonton. Sementara sekuelnya, telah ditonton 4.083.190 pasang mata.
"Tujuan kami membuat Warkop DKI Reborn, adalah untuk melestarikan Warkop DKI. Dengan hadirnya aktor muda yang memerankan tokoh Warkop DKI, kami berharap dapat membuat Warkop DKI bisa terus dikenal dalam setiap generasi," ungkap Frederica.
Usai mengetahui sinopsis, bersiaplah menyaksikan film Warkop DKI Reborn versi baru pada 12 September 2019.
[Gambas:Youtube] (agn/rea)
Indro Warkop (kiri atas) bersama trio Warkop DKI Reborn versi terbaru, Adipati Dolken sebagai Kasino, Randy Danistha sebagai Indro, dan Aliando Syarief sebagai Dono. (Foto: CNN Indonesia/Mundri Winanto)