"[Ini] merupakan keputusan yang berani karena menyangkut tema yang sensitif, dan juga menunjukkan juri melihat era kultural diversity, yakni manusia berhak hidup damai tanpa kekerasan, diskriminasi dan persekusi serta kekerasan dalam keberagaman berbangsa," kata Garin dalam pesan singkat yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (17/9).
Garin pun menambahkan, "Pilihan ini selalu memberi spirit, menciptakan tema-tema penting untuk kita membuka diskusi."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film Kucumbu Tubuh Indahku berkisah tentang penari Lengger bernama Juno.
Tari Lengger sendiri merupakan budaya asli Indonesia, tepatnya berasal dari Banyumas. Tarian itu mengharuskan penarinya menampilkan sisi maskulin dan feminin dalam satu tubuh. Biasanya tarian itu dipentaskan lelaki, yang di keseharian mengubah diri jadi perempuan.
Mereka berlaku, berlenggok, dengan gemulai bak wanita sungguhan.
Garin membuat Kucumbu Tubuh Indahku berdasarkan cerita hidup seorang penari Lengger, Rianto.
Film Kucumbu Tubuh Indahku yang berkisah tentang penari Lengger bernama Juno dikirim ke Oscar 2020. (dok. Fourcolours Films) |
"Seorang penari Lengger yang harus menampilkan sisi maskulin dan feminin dalam satu tubuh adalah sebuah pergolakan ingatan tubuh yang sangat menantang," lanjutnya dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, beberapa bulan lalu.
Film yang tayang di Indonesia sejak 18 April lalu itu sudah mendapat beberapa penghargaan internasional, termasuk dari Italia, Prancis, Australia, dan Meksiko. Kucumbu Tubuh Indahku juga sudah diputar di lebih dari 30 festival film di seluruh dunia.
Film yang tayang perdana di Festival Film Internasional Venesia ke-75 itu meraih penghargaan Venice Independent Film Critic 2018, kemudian Film Terbaik di Festival Des 3 Continents 2018, dan Asia Pasific Screen Awards 2018.
Sebelumnya, film tersebut sempat diliputi kontroversi karena menampilkan tema LGBT. Bahkan, sejumlah orang membuat petisi untuk memboikot film tersebut. (agn/end)
Film Kucumbu Tubuh Indahku yang berkisah tentang penari Lengger bernama Juno dikirim ke Oscar 2020. (dok. Fourcolours Films)