Namun di balik itu, pelantun Bento ini juga mengingatkan tentang persiapan jelang musim hujan yang segera datang.
"Soal Papua, KPK, karhutla, pindah ibukota, utang, hoaks, kabinet baru, sampah, pengangguran, dll, banyak PR ya... tapi yang jelas sebentar lagi masuk musim penghujan, periksa genteng, bereskan saluran-saluran yang mampet, dan banyakin tanam pohon yuk," tulis Iwan Fals lewat sebuah kicauan di Twitter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, hal itu akan lebih efektif karena setiap provinsi sudah memiliki gedung serta teknologi sehingga tak perlu melakukan pembangunan lagi.
Melalui Twitter, Iwan Fals mengaku terus memantau perkembangan isu revisi UU KPK yang menarik perhatian masyarakat. (Foto: CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto) |
Dari tiga opsi itu, sebanyak 48 persen pengikut Iwan memilih menolak, dengan 31 persen mengaku tidak memahami, dan 21 persen setuju dengan Revisi UU KPK.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Rapat Paripurna DPR pada Selasa (17/9) resmi mengesahkan Revisi UU KPK. Sejumlah perubahan dalam revisi UU tersebut di antaranya adalah kedudukan KPK sebagai lembaga dalam rumpun eksekutif, seluruh pegawai KPK adalah ASN, penyadapan dan penggeledahan harus seizin Dewan Pengawas, pembentukan Dewan Pengawas di bawah kendali Presiden, serta bahwa KPK berwenang untuk melakukan penghentian Penyidikan dan Penuntutan.
[Gambas:Video CNN] (agn/rea)
Melalui Twitter, Iwan Fals mengaku terus memantau perkembangan isu revisi UU KPK yang menarik perhatian masyarakat. (Foto: CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)