Aktris Laura Basuki dan Dion Wiyoko dipercaya berperan sebagai Susi Susanti dan Alan Budikusuma. Berakting sebagai seorang atlet peraih medali Olimpiade, Laura mengatakan dirinya tak pernah akrab dengan olahraga badminton.
Laura mengaku, meski tak punya latar belakang badminton ia harus menjalani pelatihan khusus, serupa seperti Susi Susanti kala masih menjadi atlet. Ia bahkan sempat mempertanyakan keputusannya berperan dalam Susi Susanti: Love All.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatihan intensif tersebut langsung diawasi oleh pelatih asli Susi Susanti, Liang Qiuxia. Menurut Laura, dari pelatihan itu ia jadi tersadar bahwa menjadi atlet harus mempunyai mental tangguh, termasuk soal mendorong mental diri agar menang di pertandingan.
"Deg-degan sih pertama kali ketemu, dan ternyata orangnya baik banget, ngayomi, terus juga sabar, karena kan saya mulainya (latihan badminton) dari nol banget," ujar Laura.
Ia menambahkan, "Dia (Liang Qiuxia) sudah 70 tahun, dan dia yang ngajarin gerak geriknya, footwork-nya."
Susi Susanti dan Alan Budikusuma dalam kehidupan nyata. Dalam biopik 'Susi Susanti: Love All', pasangan ini diperankan oleh Laura Basuki dan Dion Wiyoko. (Foto: Dokumen Pribadi) |
Produser Daniel Mananta mengungkapkan, membuat film Susi Susanti: Love All bagai mewujudkan hasrat yang diimpikan sejak delapan tahun lalu. Mimpi itu berawal dari perjumpaan Daniel dengan Susi Susanti dalam sebuah acara.
"Di belakang panggung, Ci Susi ceritain soal [Piala] Thomas, Piala Uber ini. Thomas Uber Cup ini membuat saya merinding banget. Dari ceritanya sudah merinding banget, dan saat itu saya kayak bilang sama Susi, 'kalau bisa, yuk kita bikin filmnya'," kata Daniel.
Susi Susanti: Love All akan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada tanggal 24 Oktober 2019.
[Gambas:Video CNN] (daf/rea)
Susi Susanti dan Alan Budikusuma dalam kehidupan nyata. Dalam biopik 'Susi Susanti: Love All', pasangan ini diperankan oleh Laura Basuki dan Dion Wiyoko. (Foto: Dokumen Pribadi)