"Tahun depan satu boyband dan satu girlband baru akan debut," ucap Kim Young-min seperti dirilis Hankyung via Koreaboo, Selasa (24/9).
Beberapa rencana dirancang Kim Young-min untuk memperbesar usaha SM Entertainment selain dengan membentuk boyband dan girlband baru. SM Entertainment juga membuka bisnis lain seperti restoran, tempat penginapan serta perkebunan anggur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini perusahaan lebih fokus pada proyek di semester kedua 2019. Artis-artis SM menjual 1,4 juta album pada semester pertama. Kami sudah melewati angka itu hanya dari Juli dan Agustus," kata Kim Young-min.
Ia juga menegaskan memanasnya hubungan politik Korea dan Jepang tak terlalu mempengaruhi penghasilan SM Entertainment. Keuntungan dari Jepang disebut sekitar 15-20 persen dari seluruh penjualan. Keuntungan terbesar berasal dari konser yang sudah direncanakan sampai akhir tahun.
Namun, Kim Young-min mengatakan hubungan politik Korea dan Jepang bisa saja sangat berdampak pada rencana mereka bila terjadi dalam waktu lama.
"Sejauh ini belum ada pembatalan konser. Tapi apabila hubungan Korea dan Jepang terus memburuk, kami juga bisa sangat terdampak," katanya.
[Gambas:Video CNN] (chri/rea)