Dilansir dari wawancara bersama The Hollywood Reporter pada Rabu (2/10), para member BTS mengungkapkan bahwa mengambil keputusan untuk tampil di Arab Saudi bukan hal mudah.
"Saya tidak akan bilang bahwa itu mudah. Tetapi kami telah resmi diundang (oleh Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman). Sudah cukup lama sejak kami tampil di Timur Tengah, saya kira yang terakhir adalah tahun 2015 di Dubai," kata RM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jimin menambahkan bahwa keputusan manggung di Arab Saudi diambil berdasarkan permintaan penggemar.
Pada bulan Juli lalu, BTS sempat mendapatkan kritik atas keputusan ini. Tepat setelah diumumkan, beberapa fan langsung menunjuk bagaimana lokasi dan pesan yang ingin disampaikan melalui konser ini sangatlah bertolak belakang.
Selama ini, Arab Saudi merupakan salah satu negara yang melarang hubungan sesama jenis, bahkan memiliki sanksi kriminal. Sementara konser Love Yourself: Speak Yourself mempunyai pesan untuk berani bersuara dan mengemukakan apa yang dirasakan.
BTS sendiri merupakan artis yang kerap memberikan dukungan kepada kaum LGBTQ. Hal ini dibuktikan dengan tindakan sang leader, di mana sebelum debut RM sempat mencuitkan apresiasi untuk lagu Macklemore dan Ryan Lewis yang berjudul Same Love. Lagu tersebut bercerita tentang selebrasi terhadap hubungan sesama jenis.
Selain itu BTS juga diketahui akrab dan sempat berkolaborasi dengan solois AS, Halsey yang seorang biseksual.
Tur Love Yourself: Speak Yourself sendiri telah berjalan sejak 4 Mei 2019 dan akan selesai pada 29 Oktober 2019 di Kota Seoul. Konser di Riyadh, Arab Saudi, ini akan digelar pada 11 Oktober dan menjadi pemberhentian pertama mereka setelah 'cuti' selama lima minggu.
[Gambas:Video CNN] (rea)