Joaquin Phoenix Konsultasikan Peran Joker pada Keluarga

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 09/10/2019 15:09 WIB
Joaquin Phoenix Konsultasikan Peran Joker pada Keluarga Aktor Joaquin Phoenix mengaku dirinya harus berkonsultasi dulu dengan keluarga sebelum menerima tawaran peran Joker. (dok. Warner Bros Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktor Joaquin Phoenix sempat ragu menerima tawaran peran Arthur Fleck alias Joker. Keraguan itu membuat ia meminta masukan pada ibu dan saudara perempuannya dengan membaca naskah bersama.

"Seluruh keluarga saya membaca itu (naskah). Itu bukan praktik standar tapi saat itu kami sedang bersama dan saya membuat keputusan dan penasaran apa yang mereka pikirkan," kata Phoenix seperti dilansir Aceshowbiz.

Phoenix melanjutkan, "Kami banyak mendiskusikan itu. Tidak ada jawaban yang mudah dan banyak pertanyaan yang diajukan sehingga membuat kami semua berpikir. Jadi saya rasa saya sudah mengantisipasi beberapa hal (kontroversi)."


Film Joker memang banyak menuai pro dan kontra sejak dirilis. Salah satunya adalah plot cerita yang dirasa sebagian pihak mampu dan berpotensi mengganggu kondisi psikologis penontonnya.

Selain itu, film yang mengisahkan masa lalu Arthur Fleck ini juga dipandang bisa memicu tindakan kriminal lain. Dalam film, Joker membangun narasi bahwa boleh melakukan tindak kriminal selama dianggap benar oleh pelaku.

Merespons kontroversi, sutradara Tod Phillips sadar bahwa Joker adalah film yang rumit. Namun ia tidak pernah membayangkan Joker menjadi bahan diskusi di seluruh dunia.

"Saya rasa ini menarik karena memicu percakapan dan perdebatan. Sangat menyenangkan membicarakan itu, tetapi akan lebih membantu bila kalian sudah nonton," kata Phillips.
Joaquin Phoenix Konsultasikan Peran Joker pada KeluargaSutradara Todd Phillips mengakui 'Joker' adalah film yang kompleks. (dok. Warner Bros Pictures)
Phillips melanjutkan, "(Kontroversi) Banyak dibicarakan oleh orang-orang yang belum menonton. Ada pemikiran yang tidak utuh oleh orang yang mengatakan 'belum menonton, tidak akan menonton, tidak perlu menonton' namun menulis dua halaman soal Joker."

Meski kontroversi, Joker mencetak rekor di pasar domestik Amerika Utara dengan memperoleh US$93,5 juta atau setara dengan Rp1,3 triliun pada akhir pekan debut.

Atas capaian dari 4.375 lokasi tersebut, Variety menyebut Joker berhasil mengukir rekor baru, yaitu penayangan debut terbesar di Oktober sepanjang masa. Perolehan Joker ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Venom dengan US$80 juta.

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)