Saat ditanya mengenai lama pembuatan lagu, sang kakak Lee Chan Hyuk, menjawab hal itu tak dapat dipastikan.
"Jika itu (lagu) membutuhkan waktu lama, itu bisa memakan waktu beberapa hari, tetapi saya tidak sabar, jadi saya tidak bisa meninggalkan lagu yang belum selesai. Saya mencoba menulis secepat mungkin," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, 50 lagu pertama yang ia buat semuanya hanya memakan waktu kurang dari satu jam. Beberapa di antaranya adalah Don't Cross Your Legs dan Is It Ramyun yang pernah dibawakan saat duo ini ketika mengikuti kompetisi K-pop Star 2.
"Saat kakak saya pergi ke militer, saya benar-benar merasakan betapa pentingnya dia bagi saya. Tepat ketika rasa hormat saya kepadanya sangat tinggi, ia memberi tahu saya bahwa judul album kami adalah SAILING, dan saya hanya menerimanya saja. Saya tidak akan langsung menerimanya lain kali," kata Soo Hyun.
Lee Chan Hyuk segera menambahkan, ia dan adiknya bergantian memberi judul album AKMU.
Lee Soo Hyun (kiri) mengaku merasa amat kehilangan sang kakak ketika Lee Chan Hyuk menjalani wamil. (dok. YG Entertainment) |
Album tersebut sekaligus menjadi album pertama di mana Su Hyun berpartisipasi dalam proses pembuatannya. Ia diketahui mendapat kredit sebagai arranger untuk lagu Farewell.
AKMU kembali ke dunia musik melalui album SAILING setelah menjalani masa hiatus selama kurang lebih dua tahun. Lagu utama dari album ini, How Can I Love the Heartbreak, You're the One I Love berhasil memuncaki berbagai tangga lagu setelah dirilis pada 25 September. (rea)
Lee Soo Hyun (kiri) mengaku merasa amat kehilangan sang kakak ketika Lee Chan Hyuk menjalani wamil. (dok. YG Entertainment)