"Kami tidak pernah sekalipun menyatakan menghalangi Taylor menyanyikan lagu di AMA atau untuk digunakan di tayangan di Netflix. Kami tidak berhak melarangnya melakukan pertunjukan di manapun," demikian isi pernyataan Big Machine Records, seperti dilansir AFP, Jumat (15/11).
Label rekaman itu berbalik menyatakan Swift justru berutang uang jutaan dolar dan sejumlah aset di perusahaan, sekaligus bertanggung jawab terhadap nasib 120 orang pegawai yang membantu memoles karirnya hingga melejit seperti saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemelut antara Swift dan Big Machines membuat penampilan penyanyi itu di American Music Awards (AMA) 2019 pada 24 November mendatang belum bisa dipastikan. Kedua, hal itu juga menyebabkan dokumenter produksi Netflix menjadi tertunda penayangannya.
Pada Agustus lalu musisi berusia 29 tahun ini menyatakan berencana merekam ulang lagu-lagu yang ada di dalam album 'Taylor Swift' (2006), 'Fearless' (2008), 'Speak Now' (2010), 'Red' (2012), '1989' (2014), dan 'Reputation' (2017), sehingga materi lama tersebut kembali jadi miliknya. Produksi rekaman itu ia jadwalkan pada November 2020.
"(Petinggi label) Scott Borchetta dan Scooter Braun tidak mengizinkan saya untuk menampilkan lagu lama di televisi, karena mereka mengklaim akan merekam ulang lagu saya sebelum mengizinkan saya (merekam ulang) tahun depan," kata Swift seperti dilansir Deadline.
Permasalahan ini juga membuat masa depan dokumenter Swift yang digarap Netflix menjadi tidak jelas. Padahal, menurut Swift, ia dan Netflix sudah mengerjakan dokumenter tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Perebutan hak cipta lagu-lagu di enam album awal menghalangi Taylor Swift melakukan rencana-rencananya. (Taylor Swift) |
"Scott dan Scooter menolak penggunaan lagu lama dan cuplikan penampilan saya untuk dokumenter ini, meski tidak ada pembahasan mengenai mereka atau Big Machine Records dalam film," kata Swift. (ayp/ayp)
Perebutan hak cipta lagu-lagu di enam album awal menghalangi Taylor Swift melakukan rencana-rencananya. (Taylor Swift)