Suka Duka Widi Mulia Kala Menjadi Peserta Ajang Cari Bakat

CNN Indonesia | Minggu, 17/11/2019 16:21 WIB
Suka Duka Widi Mulia Kala Menjadi Peserta Ajang Cari Bakat Kala mengikuti ajang pencarian bakat Asia Bagus pada dekade '90-an lalu, Widi Mulia tak betul-betul berangkat atas kemauan sendiri. (dok. Widi Mulia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kala mengikuti ajang pencarian bakat Asia Bagus, Widi Mulia tak betul-betul berangkat atas kemauan sendiri. Dia hanya diajak sang ibu membolos sekolah tepat di hari perkenalan saat baru masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk pergi ke stasiun TVRI, sekitar 1993.

Meski atas dorongan sang ibu, bakat menyanyi memang telah dimiliki Widi sejak kecil. Sebelumnya, ia kerap mengikuti sejumlah lomba.

"Saat itu diseleksi langsung oleh Bung Chris Pattikawa di ruangan kantornya. Setelah lolos seleksi saat itu, bisa mengikuti seleksi selanjutnya dengan iringan musik almarhum Oom Yuman di TVRI juga, tapi di ruangan lain," kenang Widi kepada CNNIndonesia.com, saat dihubungi lewat pesan singkat beberapa waktu lalu.


Widi berhasil lolos seleksi awal tersebut, dia dan sang ibu pun diminta untuk menyiapkan paspor. Mereka pun terbang ke Singapura, bersama beberapa peserta lain yang lolos seleksi.

Di ajang tersebut, Widi yang saat itu masih berusia 16 tahun berhasil memenangkan salah sesi kontes Asia Bagus Monthly Championship di Singapura pada 1993.

Selama mengikuti Asia Bagus, Widi mengatakan bahwa dia tak berada benar-benar berada di ajang kompetisi.

"[Prosesnya] langsung diadu dengan peserta dari negara lain. Tapi memang ada babak lain yaitu gim, jadi penentu kemenangannya juga dipengaruhi nilai saat main gim. Kami mengerti juga bahwa acara Asia Bagus juga kan acara hiburan, bukan murni kompetisi," katanya.

[Gambas:Youtube]

Namun, Widi merasa tetap mendapatkan pengalaman luar biasa berkat acara itu. Mulai dari ujian mental, latihan kemandirian, serta membuka wawasan dalam memotivasi tujuannya untuk berkarir.

Tantangan pun dihadapinya, bagaimana tetap fokus dan optimal sesuai yang diharapkan banyak orang. Apalagi, Asia Bagus ditayangkan beberapa saluran TV di Asia, seperti Jepang, Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

"Senangnya bisa memperluas wawasan dan pertemanan di dunia seni dan hiburan, tapi dukanya jadi jarang kumpul sama keluarga dan teman-teman di rumah dan kampung halaman," ungkap ibu tiga orang anak tersebut.

Selesai dari Asia Bagus, suara emas Widi menarik perhatian musisi Younky Soewarno. Younky kemudian mengajak sulung 3 bersaudara ini membentuk trio bersama Riafinola Ifani dan Lusy Rachmawati.

AB Three terbentuk pada tanggal 13 Agustus 1993. Bersama kedua temannya dalam AB Three --awalnya dengan Nola dan Lusy, kemudian degan Nola dan Cynthia Lamusu--, Widi telah merilis 5 album.

[Gambas:Youtube]

Sebagai jebolan ajang pencarian bakat, Widi tak begitu yakin bahwa kecurangan berpeluang besar terjadi di acara seperti itu, apalagi melibatkan banyak orang untuk menilai pemenang.

"Nilai atau Posisi juara yang dikompromikan, mungkin bisa terjadi, tapi kecurangan saya rasa kemungkinannya kecil. Kan para juri atau komunitas yang menyelenggarakan juga memperjuangkan kredibilitasnya," katanya.

Kini, Widi menikmati momen menjadi penyanyi dan pesohor Indonesia yang telah ia mulai sejak puluhan tahun silam. Bahkan ia mengakui mengamati 'junior-juniornya' ikut berjuang di ajang pencarian bakat.

"Saya lebih santai menikmati penampilan mereka daripada menanti siapa yang jadi pemenangnya. Karena ternyata banyak bakat-bakat luar biasa yang mencuat dan berhasil jadi bintang yg kuat hingga sekarang, yang bahkan bukan pemenang dari ajang pencarian bakat tersebut." kata Widi. (agn/end)




ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA