Namun jadwal di Jakarta tersebut belum tercantum dalam laman resmi Black Flag, seperti dipantau CNNIndonesia.com, Senin (18/11).
[Gambas:Instagram]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Black Flag amat dikenal dalam subkultur punk, terutama karena tren gaya punk yang ikonis dan dibuat sendiri. Mereka juga sering dianggap pionir gerakan label rekaman indie underground.
Menurut laman resmi Black Flag, sebelum datang ke Hammersonic 2020, band tersebut tur di sejumlah lokasi di Amerika Serikat dan Amerika Selatan seperti Uruguay, Brasil, dan Argentina.
Black Flag menjadi band besar kedua yang dikonfirmasi datang ke acara metal terbesar di Indonesia tersebut setelah Slipknot pada awal November 2019.
Begitu Slipknot dikonfirmasi datang, penggemar langsung menyerbu laman resmi Hammersonic hingga penjualan tiket early bird terhambat karena permintaan yang tinggi.
CEO Hammersonic, Ravel Jurnardy menjelaskan tiket early bird yang dijual pada Senin lalu seharga Rp750 ribu habis terjual dalam waktu lima menit. Tiket tambahan yang dijual Selasa (12/11) juga habis dalam waktu cepat.
"Apalagi kuota untuk tiket early bird ini memang terbatas dan karena permintaan yang tinggi kami akhirnya menambahkan kuota. Kami pihak penyelenggara Hammersonic 2020 meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut," kata Ravel.
[Gambas:Youtube] (end)