"Kalau benar sebulan gaji Ahok kira-kira Rp3 M ya harus hebatlah Pertamina ...," cuit Iwan Fals melalui akun resmi Twitternya pada Sabtu (23/11) siang.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan PermenBUMN tersebut, Ahok akan menerima gaji sebesar 85 persen gaji Direktur Utama Pertamina. Berdasar laporan keuangan Pertamina 2018, kompensasi kepada jajaran direksi dan komisaris sebesar US$47,23 juta atau setara Rp661 miliar (kurs Rp14.000 per dolar AS).
Sehingga, jika dibagi rata-rata dengan direksi dan komisaris Pertamina kala itu yang berjumlah 17 orang, maka per orang menerima sekitar Rp38 miliar dalam satu tahun atau sekitar Rp3,1 miliar per bulan.
Salah satunya adalah ketika kabar penunjukkan Ahok sebagai pimpinan BUMN mendapat penolakan sejumlah pihak dan menjadi trending topic di Twitter.
"...luar biasa Ahok ini baru diusulin aja udah geger lagi, ada apa ya...🤓" cuit Iwan Fals.
[Gambas:Twitter]
Termasuk ketika penunjukan Ahok dikaitkan dengan status mantan narapidana kasus kasus penistaan agama.
"Soal Ahok yg "dianggap" menista agama kan sudah dihukum...kok masih banyak yg gak suka ya...🤔" komentar Iwan Fals.
[Gambas:Twitter] (chri/stu)