Lahir di Jakarta 1 Juli 1986 dengan nama asli Agnes Monica Muljoto, ia memulai karier sebagai penyanyi cilik sejak 1992 yang ditandai dengan album Si Meong. Namun album ini tak sanggup mengangkat namanya.
Album keduanya, Yess! yang dirilis pada 1995 lah yang baru mengangkat nama Agnez. Pada 1998, Agnez mengeluarkan album Bala-Bala yang semakin membuat namanya terangkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agnez, yang kala itu masih dikenal sebagai Agnes Monica, memahami talentanya bukan hanya di dunia tarik suara. Ia kemudian membintangi sinetron bertajuk Pernikahan Dini pada 2001 bersama Sahrul Gunawan.
Ketenaran Agnez semakin melejit ketika menasbihkan diri sebagai musisi pop dengan album And the Story Goes (2003), dilanjutkan dengan Whaddup A'..?! (2005), dan Sacredly Agnezious (2009).
Agnez, selama penampilannya sebagai musisi pop Indonesia, selalu konsisten dengan tarian dan koreografi menantang dan kekuatan vokal yang prima. Tak jarang, kadang ia tampil dengan gaya ala Britney Spears yang hit di awal milenium.
Agnez juga terbuka kepada publik dengan cita-citanya menjadi penyanyi berskala internasional alias 'go international'. Salah satu langkah awal Agnez mencoba 'go international' adalah menyanyikan lagu berbahasa Inggris dan mengubah nama panggungnya menjadi Agnez Mo.
Perubahan nama itu menjadi judul album keempat Agnez yang dirilis pada 2013. Album Agnez Mo itu sendiri seluruh lagunya berbahasa Inggris dengan mulai bekerja sama dengan musisi luar seperti Timbaland, namun hanya dipasarkan di Indonesia.
Coke Bottle menjadi sensasi baru dari Agnez Mo. Dengan tampilan mencampurkan gaya bernuansa budaya Indonesia dengan kultur hip-hop ala LA, Agnez mengenalkan citra barunya sebagai musisi asal Indonesia.
"Akan selalu ada rintangan dalam mewujudkan mimpi kita, yang terpenting adalah bagaimana kita melewatinya," Agnez pada 2014.
Usai Coke Bottle 'turun pasar', Agnez Mo hanya sekali merilis single yaitu Boy Magnet yang bernuansa EDM pada 2015. Baru pada 2017, Agnez Mo resmi merilis album bertajuk X dengan single andalan Long As I Get Paid.
Namun setelah itu pula Agnez Mo kembali jarang terdengar. Agnez bahkan tak melaksanakan tur musik seperti yang biasa dilakukan musisi Hollywood dalam mempromosikan albumnya. Ia juga lebih sering dilaporkan mentas manggung di Indonesia, dibanding di Amerika Serikat.
Kegiatan Agnez Mo lebih banyak diketahui berupa wawancara, pemotretan, atau kegiatan yang berkaitan dengan mode alih-alih memamerkan kegiatan di studio.
Sebelum namanya mencuat kembali karena pernyataan bahwa ia bukan berdarah Indonesia, Agnez Mo merilis single Wanna Be Loved dari album X yang beredar dua tahun lalu serta single Diamond.
[Gambas:Youtube] (end)