Aktor berusia 32 tahun itu dilaporkan sudah berdiskusi dengan Warner, JJ Abrams, dan sutradara dari perusahaan produksi Bad Robot untuk membahas ketertarikannya bermain di Man of Steel, seri kelanjutan Superman.
Menurut Variety, Warner ingin mengubah Superman dan memikat penonton modern dengan memakai aktor Afrika-Amerika yang akan meningkatkan keberagaman di antara lanskap superhero mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Jordan disebut tak diminta cepat-cepat berkomitmen karena seri Superman yang baru tidak akan diproduksi hingga 2023.
Setidaknya, Warner Bros. telah memiliki daftar film yang segera tayang seperti "Birds of Prey", produksi ulang Batman yang dibintangi Robert Pattinson, kemudian "Wonder Woman".
Belum lagi, DC juga sedang mengejar produksi film solo "The Flash" yang dibintangi Ezra Miller, juga sekuel "Aquaman", film "Batgirl", serta "Green Lantern Corps".
Sementara itu, Jordan sendiri saat ini masih terikat kontrak untuk terlibat di "Black Panther 2", film laga "Without Remorse", serial televisi "What If?" serta drama "Wrong Answer".
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, jika Jordan bersedia mengenakan jubah Superman, ia disebut harus melawan pendahulunya, Henry Cavill, yang mengaku masih merasa terikat dengan karakter tersebut.
"Mantelnya ada di lemari, itu masih milik saya. Saya belum menyerah dengan peran itu. Masih banyak yang harus saya berikan untuk Superman. Banyak cerita yang harus dilakukan," katanya kepada Men's Health.
Meski ada rencana untuk produksi ulang Superman, tapi hingga kini belum ada laporan mengenai naskah serta sutradara yang akan mengarahkan. (agn/has)