"Maria meninggalkan untuk kita warisan musik yang luar biasa. Suaranya yang mengagumkan, kuat dan sensitif di saat bersamaan, dan penampilan panggung yang magis akan terus diingat oleh kita yang cukup beruntung pernah menyaksikannya," kata Manajemen Dimberg Jemberg dalam pernyataan resmi.
"Tetapi kita juga akan mengingat pribadi cantik dengan semangat hidup besar, seorang wanita dengan hati besar yang peduli pada siapapun yang ia temui."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melanjutkan, "Saya merasa terhormat menemui talenta dan kebaikanmu. Saya mengirimkan cinta untukmu dan keluarga. Hidup takkan pernah sama lagi."
[Gambas:Instagram]
Mengutip CNN, Fredriksson divonis menderita tumor otak pada 2002 silam. Ia kemudian menjalani perawatan intensif, yang disebut agresif dan diduga menjadi salah satu pemicu kanker.
Sebelum bertemu dengan Per Gessle dan membentuk Roxette pada 1986, Marie Frederiksson adalah solois sukses. Namun harus diakui, Roxette lah berhasil mengorbitkan namanya ke puncak popularitas di era 1990-an.
Duo asal Swedia itu dikenal dunia berkat sejumlah hit yang kini dianggap sebagai lagu legendaris, seperti 'It Must Have Been Love' yang menjadi lagu tema film 'Pretty Woman', juga 'The Look' (1989), 'Listen to Your Heart' (1988), 'Joyride' (1991), serta 'Dressed for Success' (1988).
[Gambas:Video CNN] (rea)