Fine Line memiliki total 12 judul lagu yang sebagian besar berisi tentang ungkapan hati serta kehidupan pribadi Styles. Dari patah hati usai putus cinta, cemburu dengan kekasih baru sang mantan, merasa kesepian, hingga ajakan berbuat kebaikan pada siapapun.
Di album ini, Styles turut melibatkan sang mantan kekasih, Camille Rowe untuk berbicara dalam bahasa Perancis di lagu Cherry. Lagu itu sendiri disebut-sebut memang ditulis Styles untuk Rowe, di mana ia mengungkapkan kecemburuan karena sang mantan telah berpaling kepada sosok baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Album ini ditulis Styles dengan bantuan produser Tyler Johnson, Kid Harpoon, Sammy Witte, Greg Kurstin, serta Jeff Bhasker. Styles menggabungkan unsur-unsur dari berbagai genre termasuk funk, pop, serta indie rock, di mana ia juga terpengaruh dengan rock klasik serta nuansa psikedelik sebagai materi terbaru.
Sebelum merilis album penuh, Styles telah lebih dulu menyuguhkan tiga lagu promosi yakni Lights Up, Watermelon Sugar, dan Adore You.
Harry Styles dalam video musik Light's Up. (dok. YouTube/HarryStyles) |
Nantinya, Styles tidak sendiri dalam tur Amerika Utara. Pada setiap penampilan, ia akan ditemani solois Jenny Lewis dan Koffee.
Sementara untuk kawasan Eropa, tur akan dimulai pada 15 April 2020 sampai 3 Juni 2020. Musisi asal Inggris ini akan tampil sebanyak 26 kali di sejumlah negara dengan solois King Princess sebagai penampil spesial.
Selain Amerika Utara dan Eropa, Styles juga akan tur ke Asia dan Australia. Namun, jadwal pasti tur itu baru akan diumumkan tahun depan.
[Gambas:Youtube] (agn/rea)
Harry Styles dalam video musik Light's Up. (dok. YouTube/HarryStyles)