Sesal Leonardo DiCaprio Bakar 'Stuntman' di Once Upon a Time

tim, CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 20:12 WIB
Leonardo DiCaprio harus menggunakan alat penyembur api sungguhan saat syuting Once Upon a Time in Hollywood. Ia mengaku benar-benar membakar para 'stuntman'. Leonardo DiCaprio menuturkan pengalamannya menggunakan alat penyembur api dalam film Once Upon a Time in Hollywood. (Vivien Killilea/Getty Images for SAG-AFTRA Foundation/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Leonardo DiCaprio mengungkapkan bahwa dirinya harus menggunakan penyembur api sungguhan saat syuting film Once Upon a Time in Hollywood. Properti yang tentu dapat berfungsi sebagaimana mestinya itu pun benar-benar membakar para stuntman di lokasi syuting.

Dalam film Once Upon a Time in Hollywood, DiCaprio yang berperan sebagai Rick Dalton mendapat adegan di mana dirinya harus membakar tentara Nazi dan seorang anggota keluarga Mason. Ia mengaku adegan itu sampai membuatnya merasa pusing seharian.

"Di hari pertama saya memakai penyembur api, itu sangat berat karena mereka sudah mempersiapkan segalanya," kata DiCaprio, mengingat bahwa saat itu para stuntman yang ia sebut terbaik sudah berkumpul di lokasi.


"Saya harus benar-benar membakar mereka [stuntman] dengan penyembur api. Saya mulai merasa tak enak pada mereka, tapi lalu merasa kasihan pada diri sendiri karena panasnya melayang kembali ke wajah saya," ujarnya.

DiCaprio mengatakan, sepanjang hari ia merasa pusing akibat tekanan panas itu. Melakukan syuting di tempat terbuka ia sebut cukup menolong kondisinya.

Brad Pitt, yang dalam film besutan Quentin Tarantino itu berperan sebagai Cliff Booth menanggapi penuturan rekannya dengan senyum lebar.

"Saya tertawa waktu melihat jadwalnya. Di sana tertulis, 'latihan menyemburkan api'. Saya pikir, 'oh, itu akan sangat menyebalkan'," ujar Pitt kepada Variety.

Kedua bintang tersebut duduk bersama dalam wawancara Variety, mendiskusikan tentang film yang jadi salah satu nominasi Golden Globe itu. Once Upon a Time in Hollywood mengundang kontroversi saat China menyatakan penolakan atas penggambaran Bruce Lee dalam film.

Sementara, Tarantino selaku sutradara menolak melakukan penyuntingan ulang. Ia memilih filmnya batal tayang di China, daripada menuruti keinginan pihak lain.

Namun tanpa rilis di China, film itu tetap menjadi film terlaris kedua Tarantino setelah Django Unchained. Once Upon a Time in Hollywood merupakan film fiksi yang menyelipkan inspirasi kisah nyata tentang pembunuhan yang dilakukan oleh Keluarga Manson terhadap aktris Sharon Tate jelang akhir 1960-an. (rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK