Serial ini menceritakan upaya polisi memecahkan pembunuhan berantai yang tak kunjung selesai puluhan tahun. Kisah bermula pada 1990 ketika jasad seorang perempuan ditemukan dalam kondisi tak wajar di Yogyakarta.
Kejadian tersebut terjadi berulang kali dan menyebabkan Detektif Tigor harus mengecek lokasi pembunuhan berulang kali dari awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski diadaptasi dari salah satu drama terpopuler di Korea dengan judul serupa, Tunnel versi Indonesia kental dengan banyak kearifan lokal mulai dari guyonan hingga misteri di dalam cerita itu sendiri.
Adaptasi dengan kearifan lokal juga memengaruhi durasi Tunnel versi Indonesia. Tunnel versi Korea memiliki 16 episode dengan durasi sekitar 60 menit di tiap episode. Sementara itu, Tunnel versi Korea hanya berdurasi 30 menit.
BASE Entertainment selaku rumah produksi mengatakan hal itu diterapkan sebab banyak adegan dalam versi orisinal yang disebut "sangat Korea". Sehingga, tim kreatif mengubah hal-hal tersebut dengan kearifan lokal sehingga akan lebih mudah diterima penonton Indonesia.
Tak hanya itu, scoring di beberapa adegan juga terdengar khas Indonesia meski di awal episode serupa dengan versi asli.
Dengan seluruh ornamen lokal khas Indonesia yang ditambal dalam serial ini, jalan cerita sepertinya menjadi satu-satunya hal yang dijaga keasliannya antara dua Tunnel tersebut.
Secara keseluruhan, dua episode awal Tunnel versi Indonesia mampu membuat penonton tergerak untuk menyaksikan episode selanjutnya, walaupun sebagian penonton sudah menyaksikan versi Korea.
Tunnel versi Indonesia dibintangi Donny Alamsyah sebagai Tigor, Andri Mashadi sebagai Tito, Hana Malasa sebagai Sita, dan Putri Ayudya sebagai Ambar.
Tunnel versi Indonesia resmi tayang pada Senin (23/12). Episode terbaru akan ditayangkan tiap pekan di GoPlay.
[Gambas:Youtube] (end)