Dalam versi barat, waralaba Sesame Street banyak membahas berbagai masalah, salah satunya permasalahan keluarga. Sementara itu, Sesame Street versi Timur Tengah akan membantu anak-anak terutama pengungsi muda Suriah mengatas emosi dan trauma.
Nama karakter dalam Sesame Street versi Arab ialah Ka'aki (Cookie Monster), Gargur (Grover), Elmo dan karakter lainnya akan tampil dalam pertunjukan baru bertajuk 'Ahlan Simsim!' (Welcome Sesame).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menikmati Wayang Potehi Rasa Milenial |
"Jad dan aku tak mirip. Dia seorang seniman dan pelukis. Saya senang bernyanyi dan menari. Dia menyukai semua yang teratur. Dia berpikir dan merencanakan semuanya sementara saya merasa bosan," kata Basma.
[Gambas:Video CNN]
Sesame Street versi Timur Tengah tayang untuk menawarkan pengasuhan kepada anak-anak dan pengasuh yang terdampak konflik Suriah.
Sejak 2011, perang telah menggusur lebih dari 5,1 juta anak Suriah. Sekitar 2,5 juta dari mereka kini tinggal di negara-negara seperti Libanon, Turki, dan Yordania.
Karakter Basma mengatakan ia dan Jad belajar cara mengatasi rasa takut dalam satu episode. "Kamu letakkan tanganmu di atas perut, kemudian bernapas lewat hidung. Itu bisa menenangkanmu," kata Basma sambil mempraktikkan hal tersebut.
Basma, Jad, serta teman kambingnya bernama Ma'zooza akan tayang enam hari dalam seminggu di saluran satelit Timur Tengah, MBC 3, mulai Minggu (2/2). Tayangan tersebut merupakan kerja sama Sesame Workshop dengan Komite Penyelamatan Internasional (IRC).
Sesame Street versi Arab pertama kali tayang pada 1979-1990 dan dikenal dengan nama Iftah ya Simsim (Open Sesame). Sementara itu, syuting untuk musim kedua serial ini dimulai pada Maret 2020. (chri/evn)