Sub-unit EXO yang terdiri dari rapper utama mereka ini datang ke Vietnam untuk tampil dalam 2020 VOV Kpop Super Concert in Vietnam pada Sabtu (11/1). Mereka mendapatkan sejumlah peristiwa tak menyenangkan ketika tiba di Bandara Internasional Noi Bai.
Pengemar berduyun-duyun berusaha untuk bisa sedekat mungkin dengan Sehun dan Chanyeol sehingga keduanya sempat terjepit dan kesulitan berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Beberapa saat kemudian, penggemar menemukan bukti bahwa seorang petugas imigrasi Bandara sempat menyebarkan foto paspor Sehun dan Chanyeol kepada teman-temannya via chat.
Selain itu, petugas imigrasi bandara yang sama juga menyebarkan foto Sehun dan Chanyeol ketika sedang mengurus imigrasi.
Petugas imigrasi bandara itu kemudian mendapat serangan dari fan. Lewat unggahan di Facebook, petugas tersebut mengaku juga seorang EXO-L (sebutan bagi penggemar EXO) dna meminta maaf telah melakukan hal tersebut.
Hal-hal tersebut membuat EXO-L lain emosi. Mereka meminta EXO-L Vietnam secara resmi meminta maaf kepada Sehun dan Chanyeol atas sejumlah kejadian tak menyenangkan.
Tak hanya itu, mereka juga meminta SM Entertainment mengambil langkah tegas terkait penyebarluasan informasi pribadi dari Sehun dan Chanyeol yang dilakukan petugas imigrasi bandara.
"Kami mohon @SMTOWNGLOBAL pastikan perempuan ini mendapatkan hukuman yang layak. Sangat menjijikkan #VIETNAMEXOLApologizeToSeChan," cuit @Haruyaaaaa.
[Gambas:Twitter]
"EXO-L Vietnam harus meminta maaf kepada SeChan. Kalau EXO tidak kembali lagi ke negara kalian itu salah kalian! Berlebihan! #VIETNAMEXOLApologizeToSeChan," cuit @jet__Z.
[Gambas:Twitter]
"Sekarang kita tahu kenapa EXO tidak pernah konser di Vietnam. #VIETNAMEXOLApologizeToSeChan," cuit @u_han94.
[Gambas:Twitter]
(chr/vws)