Menurut laporan Yonhap, Korea Selatan bakal membuka 30 tempat institut berbahasa Korea baru di beberapa tempat di seluruh dunia pada tahun ini.
"Didorong oleh popularitas grup idola K-pop BTS, ledakan pembelajaran bahasa Korea terjadi secara global. Jadi King Sejong Institute Foundation berencana untuk membangun 30 institusi lagi tahun ini," kata Kang Hyoun-hwa, selaku Kepala King Sejong Institute Foundation.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini terdapat 180 lembaga serupa di 60 negara di seluruh dunia, dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan telah mengalokasikan 33,2 miliar won (Rp393,3 miliar) untuk menambahnya menjadi 210 lembaga pada tahun ini.
Berbagai wilayah yang disasar untuk penambahan lembaga-lembaga berbahasa Korea tahun ini meliputi Asia Tenggara, Rusia dan Commonwealth of Independent States (CIS), Amerika Tengah, Amerika Selatan, serta Afrika.
Bangtan Boys atau BTS dianggap memberi pengaruh besar terhadap minat dunia mempelajari bahasa Korea. (Foto: YOAN VALAT / POOL / AFP) |
Ia melanjutkan, "Kami akan fokus pada perluasan King Sejong Institutes di negara-negara dengan infrastruktur rendah seperti Afrika dan Amerika Selatan."
Kang mengatakan bahwa tahun ini pihaknya akan memulai proyek khusus untuk membina guru-guru non-Korea yang dapat mengajarkan bahasa Korea di King Sejong Institutes.
[Gambas:Video CNN] (agn/rea)
Bangtan Boys atau BTS dianggap memberi pengaruh besar terhadap minat dunia mempelajari bahasa Korea. (Foto: YOAN VALAT / POOL / AFP)