Meski begitu, diberitakan media Malaysia Metro Ahad, Siti sadar akan risiko yang mungkin timbul dari kehamilan tersebut mengingat dirinya kini sudah menginjak usai 41 tahun.
Siti Nurhaliza berencana kembali mencoba metode bayi tabung atau in-vitro seperti yang ia lakukan untuk mendapatkan anak pertamanya, Aafiyah yang berjenis kelamin perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin mengambil istirahat panjang setelah melalui prosedur IVF," kata Siti kepada para penggemarnya, dikutip dari Asia One.
Siti diketahui harus menjalani operasi Caesar untuk melahirkan bayi berbobot 3,55 kilogram tersebut. Pelantun Bukan Cinta Biasa beserta anaknya juga dikabarkan dalam kondisi sehat dan selamat.
Melalui unggahan di media sosial, suami Siti Nurhaliza, Khalid Mohamad Jiwa mengatakan amat bersyukur akan suksesnya proses kelahiran anak yang telah mereka nantikan sejak menikah pada 2006 silam.
"Yang penting bagi beliau [Khalid] adalah proses melahirkan berjalan dengan baik, istri [Siti Nurhaliza] dan anaknya juga sehat," kata keterangan unggahan foto Siti dan Khalid di akun sosial penyanyi tersebut.
"Siti dan suami juga ingin mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari keluarga, rekan-rekan, penggemar, dan juga media sejak dari awal kehamilan hingga melahirkan," tulis pernyataan tersebut.
"Keduanya memilih hari Senin untuk kelahiran anak pertama mereka karena bersamaan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad," lanjut pernyataan tersebut. (end)