"Intinya buat pengingat kalau teknologi itu harusnya membantu kita untuk bisa lebih baik sebagai manusia. Biar kita enggak dikontrol sama teknologi," kata Petra dikutip dari siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com.
Harapan itu sangat jelas tergambarkan pada lirik Canggih yang gamblang dan mudah dipahami. Ambil saja contoh lirik bagian verse berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustahil terkejar
Meski sudah maksimal seribu langkah kakiku
Pun begitu dengan lirik berikut:
Tapi pastikan kau yang pegang kendali
Perhatikan nafasmu
Degup irama mewah tersyahdu
Beri beri tubuhmu pesona
Sebagaimana yang semestinya
[Gambas:Youtube]
Petra tidak sendiri dalam menulis "Canggih". Ia bekerja sama dengan solois asal Malang, Sal Priadi, yang kini sudah menetap tinggal di Jakarta.
"Canggih" masih memiliki benang merah dengan dua lagu Petra yang rilis tahun lalu. Lagu "Cerita Kita Milik Semua" berkisah tentang orang yang bercerita lewat media sosial, dan "Biji" bercerita tentang pendapat negatif di jejaring sosial.
"Canggih" merupakan single ketiga dari album bertajuk Semenjak Internet yang akan rilis di waktu mendatang. Lewat album itu, Petra mengungkapkan dampak positif dan negatif dari penggunaan internet. (adp/has)