Kini, perusahaan film Huanxi Media menanggapi pembatalan itu dengan langkah berani tetapi menyenangkan penggemar. Studio tersebut telah memutuskan untuk tetap merilis film komedi Lost in Russia yang banyak ditunggu-tunggu secara online dan gratis.
Lost in Russia, disutradarai dan dibintangi oleh bintang komedi Xu Zheng, yang secara luas diharapkan menjadi salah satu juara box office di Tahun Baru China, sebelum virus Corona mewabah. Film ini diperkirakan menghasilkan penjualan tiket sebesar US$1 miliar selama seminggu mendatang. Dua film pertama dalam waralaba Lost In telah menghasilkan US$473 juta, jumlah gabungan pada 2012 dan 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lost in Russia mengikuti perjalanan berliku melintasi Rusia dari seorang ibu China yang manipulatif serta putranya yang berusia setengah baya yang masih ingin memberontak dan melarikan diri dari kekangan ibunya.
"Keselamatan dan kesehatan adalah keinginan bersama semua orang, dan dalam menghadapi epidemi, kami telah bersatu untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ini," demikian pernyataan rumah produksi terbesar di China, Wanda.
Jumlah kasus virus Corona telah melonjak hingga hampir 600 orang terinfeksi dan 17 orang meninggal pada Rabu (23/1) malam. Beijing mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu mengisolasi seluruh kota Wuhan, tempat virus tersebut diyakini berasal.
Ribuan warga di kota berpenduduk 11 juta jiwa itu dilaporkan telah mengungsi sebelum larangan semua kereta, pesawat, dan bus untuk meninggalkan kota metropolitan tersebut berlaku pada Rabu (22/1) pukul 10.00 pagi waktu setempat.
[Gambas:Video CNN] (agn/rea)