"Kami membuat film baru yang akan mematahkan mitos bahwa sesi Let It Be merupakan awal mula kehancuran The Beatles," ujar perwakilan dari Apple Records, Jeff Jones seperti dikutip Ultimate Classic Rock, Selasa (28/1).
Jones mengatakan bahwa film ini akan mengubah persepsi publik terhadap dokumenter Let It Be yang terkesan menunjukkan depresi dan The Beatles di ambang kehancuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jones, proses pembersihan ini serupa dengan yang dilakukan Jackson saat memberikan warna pada potongan gambar Perang Dunia I dalam The Shall Not Grow Old.
Ia kemudian menjelaskan bahwa dalam film baru ini, akan ada pula cuplikan video saat The Beatles berlatih lagu-lagu di album Abbey Road yang akan direkam beberapa bulan kemudian.
"Bahkan, akan ada versi mentah lagu-lagu tersebut yang akan dirilis di rekaman solo. Dengan klip-klip ini, penggemar Beatles akan sangat menyukai film ini," tutur Jones.
Kehadiran film ini sendiri sudah ditunggu penggemar karena sejak tahun lalu, Jackson telah membeberkan bahwa ia mendapatkan akses video berdurasi 55 jam, juga audio 140 menit demi menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi penonton.
[Gambas:Video CNN]
"Sebuah harta karun sejarah yang luar biasa. Tentu, akan ada momen-momen drama, tapi tidak ada perselisihan. Materinya sangat lucu, membuat bersemangat, dan intim," kata Jackson.
Hingga kini, belum diketahui judul film dokumenter garapan Jackson tersebut. Namun, sejumlah pihak menduga film itu akan diberi tajuk Get Back, nama yang awalnya diusulkan untuk menjadi titel album Let It Be.
Karya Jackson ini akan dirilis pada Oktober mendatang, bersamaan dengan buku yang bakal menjadi pelengkap film tersebut. (has)