"Album terakhir itu [Shiny and Oh So Bright] dibuat terburu-buru, seperti 'ayo cepat rekaman, biarkan saja nanti jadi seperti apa'," kata Corgan, melansir NME.
Ia menambahkan, "Jadi saya bersemangat tentang yang ini [album mendatang], karena kami seperti kembali berani mengambil resiko dan mencoba membawa sesuatu yang berbeda, daripada hanya meniru apa yang sudah kita ketahui."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam banyak hal, inilah album pertama (sejak reuni) yang benar-benar nyata di mana kami berkumpul dan memakai cara lama, tipikal rekaman Pumpkins, 'ayo lemparkan saja dan lihat apa yang akan terjadi',"
Corgan menambahkan, "Saya terus bekerja sepanjang tahun ini. Ada 21 lagu [dalam album mendatang] dan kami akan merilisnya sebagai dobel album tahun ini."
Smashing Pumpkins kerap dianggap sebagai band yang rumit. Band yang merilis album perdana pada 1991 lewat Gish ini dikenal gemar bongkar pasang personel dan tak jarang saling berseteru satu sama lain, seperti antara Corgan dan eks bassis D'Arcy Wretzky.
Sampai sekarang, Siamese Dream (1993), Mellon Collie and the Infinite Sadness (1995), dan Adore (1998) masih dinilai sebagai karya-karya klasik nan epik dari Smashing Pumpkins.
[Gambas:Video CNN] (gld/rea)