Hal itu diungkapkan Wilson kala memberikan pidato dalam Australian Open's Inspirational Women Lunch, baru-baru ini. Aktris 39 tahun itu mengatakan pria penguntit tersebut sangat terobsesi kepadanya dan kemudian mengaku kepada polisi soal rencana itu.
"Dia mengatakan dia membuat sebuah kamar untuk saya di peternakannya dan dia akan mengunci saya di sana, dan saya akan mencintainya seiring waktu berjalan," kata Wilson.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidato itu pula, Rebel Wilson membicarakan soal pelecehan seksual di Hollywood. Ia mengaku sempat dilema untuk mengungkapkan identitas pelaku penyerangan terhadap dirinya karena ia tak ingin menghancurkan hidup orang lain.
"Anda memiliki perasaan aneh ini, 'secara teknis, itu tidak terlalu buruk. Apakah layak menghancurkan kehidupan orang lain?" lanjutnya.
Rebel Wilson sebelumnya pernah membahas soal pengalaman menjadi korban pelecehan seksual. Ia mengungkapkan hal itu melalui unggahan di Twitter.
Dalam unggahan tersebut, Rebel Wilson mengaku seorang aktor yang memiliki kekuasaan pernah meminta dirinya untuk datang ke kamar bersama pria tersebut, berulang kali.
Bukan hanya itu, Rebel mengungkapkan aktor itu juga meminta Wilson untuk menempelkan jarinya di pantat aktor tersebut.
"Semua teman prianya mencoba memfilmkan kejadian itu di iPhone mereka dan tertawa. Saya berulang kali mengatakan tidak dan akhirnya keluar dari ruangan," kata Wilson kala itu.
"Saya telah memberi tahu ratusan orang di industri ini kisah itu dengan lebih detail. Pada dasarnya untuk memperingatkan mereka tentang orang ini," lanjutnya.
"Sebelumnya dalam karir saya, saya juga memiliki pertemuan 'kamar hotel' dengan seorang direktur top. Saya pikir kami ada di sana untuk berbicara soal komedi. Tidak ada yang terjadi secara fisik karena istri orang itu menelepon," kata Rebel Wilson.
"Saya begitu naif, hingga memikirkan sesuatu yang terjadi selain dari 'pembicaraan di tempat kerja' tidak terlintas di benak saya." lanjutnya. (end)