"Saya tidak akan mati karena Parkinson. Saya telah bekerja dengan penyakit itu sepanjang hidup saya. Saya sering menggagalkan kematian," kata Osbourne kepada LA Times.
Ia melanjutkan, "Bila besok kalian membaca 'Ozzy Ozbourne tidak akan pernah bangun sejak pagi ini', kalian tidak akan berkata 'Ya Tuhan', tapi 'ya, akhirnya dia meninggal'."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih di awal 2019, musisi legenda rock ini terjatuh di dalam rumah. Kecelakaan itu menyebabkan masalah pada bagian tulang belakang dan lehernya sehingga harus dioperasi.
Osbourne pun terpaksa menunda tur yang bertajuk No More Tours 2 Tour, kali ini di Inggris Raya dan Eropa. Sedianya konser dijadwalkan pada pertengahan 2019 sebelum kemudian ditunda menjadi awal 2020.
Lebih lanjut, dia dijadwalkan tampil pada 27 Juli mendatang. Penampilan itu sebagai ganti salah satu jadwal pada 2019 yang ditunda.
"Itu sangat luar biasa, karier yang sangat menarik. Orang-orang telah melupakan saya, tetapi saya selalu kembali dan ya, akan kembali dari ini (Parkinson)," kata Osbourne.
Ia menambahkan, "Kapan (saya akan kembali lagi)? Tidak tahu. Saya tidak ingin kembali sampai saya siap."
[Gambas:Video CNN] (adp/rea)