Pernyataan itu disampaikan oleh Chairman Sony Motion Picture Group, Tom Rothman, dan Co-Chairman Walt Disney Studio, Alan Horn. Mereka membahas peluang kerja sama saat diwawancarai The Hollywood Reporter.
Pewawancara membahas tentang perselisihan antara Disney dan Sony film Spider-Man yang masuk MCU. Kemudian bertanya hal apa yang membuat mereka kembali bekerja sama untuk menggarap Spider-Man 3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melanjutkan, "Kenyataannya mereka suka keterlibatan MCU dan [Presiden Marvel Studios] Kevin Feige [dalam dua film Spider-Man]. Kami mendengar respons dari penggemar yang menyarankan kembali bekerja sama sekali lagi mungkin ide yang bagus."
Kemudian pada September 2019, Sony Pictures dan Marvel Studios yang bernaung di bawah Disney akhirnya rujuk. Mereka sepakat untuk menggarap film si manusia laba-laba ini secara bersama.
Film ketiga seri Spider-Man yang diperankan Tom Holland itu sudah mendapatkan jadwal tayang yakni 16 Juli 2021. Artinya film tersebut akan menjadi salah satu film dalam MCU fase keempat.
Pewawancara kemudian bertanya apakah kerja sama antara Disney dan Sony berlanjut setelah Spider-Man Trilogi selesai. Mengingat film ketiga Spider-Man bisa menjadi yang terakhir dan Sony bisa menggarap Spider-Man sendiri tanpa Disney.
"Ya, Kami melanjutkan kerja sama. Saya setuju dengan kolega saya yang terhormat. Ini kemenangan yang klasik, kemenangan untuk Sony, kemenangan untuk Disney, dan kemenangan untuk penggemar," kata Rothman, dikutip dari The Hollywood Reporter.
Ia melanjutkan, "Satu hal yang akan saya katakan adalah bahwa siklus berita tidak tumpang tindih dengan ritme negosiasi. Inilah, dalam kata-kata Shakespeare, penyempurnaan yang diharapkan. Kami akan sampai ke sana (kerja sama) dan berita mendahului beberapa hal."
Horn tidak memberikan respons yang rinci terkait pernyataan Rothman tentang kerja sama setelah film ketiga Spider-Man. Ia hanya menyebut setuju dengan ucapan Rothman. (adp/end)