Sebelumnya, Pusat Kontrol Penyakit dan Pencegahan pada Senin (24/2) mengungkapkan beberapa orang sedang menjalani karantina terkait virus corona di San Antonio, atau sekitar 90 menit dari selatan Austin, tempat penyelenggaraan SXSW.
"Acara SXSW 2020 akan berjalan sesuai rencana. Keselamatan tetap menjadi prioritas. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang negara bagian termasuk badan pemerintahan sepanjang tahun supaya acara ini tetap aman," tulis SXSW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelenggara juga menyatakan bekerja keras mencegah penyebaran virus corona dengan mengikuti semua rekomendasi yang dikeluarkan Austin Public Health.
Sejumlah acara bertaraf internasional terpaksa ditunda bahkan dibatalkan, seperti konferensi Facebook sampai ajang fashion di Korea, hingga mengancam keberlangsungan Olimpiade Tokyo 2020 dan Piala Eropa 2020.
Sementara itu, SXSW merupakan salah satu festival musik tertua dan terbesar di dunia. Tahun lalu, SXSW dihadiri lebih dari 417 ribu penonton yang memberi dampak ekonomi sekitar US$355,9 juta bagi Austin.
Pada tahun ini, sejumlah musisi akan meramaikan panggung SXSW seperti Peach Tree Rascals, Ghetto Kumbe, ShyGirl, dan CIFIKA. Dua grup asal Indonesia yakni Reality Club dan Grrrl Gang juga akan tampil dalam festival di kota Austin, Texas, Amerika Serikat tersebut.
[Gambas:Video CNN] (chri/rea)