Weisntein diputus bersalah atas dua tuduhan, yakni tindak pidana tingkat pertama karena memaksa Miriam Haley melakukan oral seks pada 2006, dan tingkat tiga karena memperkosa Jessica Mann di sebuah kamar hotel di New York pada 2013.
"Dia [Weinstein] masih tak percaya. Dia bersikeras dirinya tak bersalah," kata Arthur Aidala, salah satu pengacara Weinstein kepada Variety, Rabu (26/2) malam waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi di saat bersamaan, kami tidak melihat penyesalan Weinstein. Dia sangat konsisten bahwa dirinya tak bersalah, dia tak melakukan apapun yang bertentangan dengan keinginan siapa pun,"
"'Jika saya benar-benar melakukan kekerasan kepadanya [Miriam], apakah dia masih mau berhubungan seksual atas dasar suka sama suka dengan saya beberapa hari kemudian?'," kata Aidal, menirukan ucapan Weinstein sebelum melanjutkan, "Masalah Jessica Mann itu konyol. Mereka [Mann dan Weinstein] itu sepasang kekasih."
Aidala kemudian mengungkap kondisi terkini Weinstein, yang ia sebut 'baik dan bersemangat'. Ia mengaku belum tahu penyebab pasti rasa sakit yang dialami produser film tersohor itu, tapi membantah dugaan Weinstein memalsukan sakit itu.
"Saya sudah bersiap untuk yang terburuk. Saya berharap melihatnya terbaring lemah di ranjang, tetapi tidak, dia baik baik saja," ujarnya.
"Dia masih bisa berpikir. Tentu saja, dia tidak benar-benar ingin berada di sana, tapi itu bukannya seperti dia di dalam sangkar. Kamarnya seperti kamar rumah sakit biasa dengan ranjang biasa,"
Harvey Weinstein terjerat kasus pelecehan seksual sejak Oktober 2017. Puluhan perempuan mengaku telah menjadi korbannya termasuk para selebriti seperti Angelina Jolie dan Gwyneth Paltrow.
Mantan pemilik perusahaan film The Weinstein Company ini dilaporkan telah melakukan tindak asusila itu sejak dua dekade lalu. Meski telah divonis bersalah, Weinstein masih harus menghadapi empat tuduhan pelecehan seksual lain di Los Angeles.
[Gambas:Video CNN] (rea)