"Saya rasa secara khusus karena kemunculan gerakan #MeToo. Memiliki seorang komandan yang juga memiliki hubungan cinta seksual sangat tidak nyaman. Kami anggap itu tidak pantas," kata Jason Reed.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jason Reed menyatakan karakter Li Shang sesungguhnya akan tetap ada dalam Mulan versi live-action namun dalam bentuk dua karakter yang lain. Salah satunya adalah Komandan Tung yang bertindak sebagai ayah pengganti dan mentornya dalam film.
"Pertemuan awal mereka tidak begitu baik. Namun, dalam proses pelatihan bersama, mereka memiliki ikatan yang sulit dijelaskan karena sama-sama menyadari semangat juang. Mereka kemudian membangun persahabatan," kata Jason Reed seperti dilansir Collider.
Dalam kesempatan itu, Yoson An buka suara terkait kemungkinan unsur LGBTQ masih ada atau tidak dalam versi live-action. Menurutnya, live-action Mulan berbeda dengan animasi orisinal yang dirilis pada 1998.
"Saya melihat sisi yang lain dari karakter Li Shang. Saya tak bisa bicara banyak. Namun, banyak lapisan yang bisa dilihat dari karakternya (Honghui). Penonton bisa melihat itu saat menonton film (live-action)," kata Yoson An.
Secara garis besar, live-action Mulan masih mengikuti kisah klasik yang dirilis lewat animasi pada 1998. Kisahnya berfokus pada seorang perempuan Tionghoa muda yang menyamar sebagai seorang pria untuk bertarung menggantikan ayahnya.
Kisah film itu sendiri terinspirasi dari kisah legenda tentang Hua Mulan, seorang pejuang perempuan China dari periode dinasti Utara dan Selatan (420-589 Masehi), dan muncul pertama kali dalam "Ballad of Mulan".
[Gambas:Youtube]
(chri/end)