Waititi, yang memenangkan Academy Awards lewat film Jojo Rabbit, tak hanya mengadaptasi skenario. Ia juga menulis, mengarahkan, sekaligus berperan sebagai produser eksekutif di kedua seri.
Charlie and the Chocolate Factory sendiri diangkat dari novel anak-anak karya Roald Dahl, bercerita tentang petualangan Charlie Bucket di dalam pabrik cokelat milik Willy Wonka. Sementara Oompa-Loompa adalah karakter manusia kerdil yang hidup dalam ketegangan di Loompaland sebelum Wonka mengajak mereka bekerja di pabriknya. Oompa-Loompa dibayar dengan biji kakao. Mereka digambarkan nakal, gemar melucu, dan bernyanyi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Platform film itu juga mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut menandai 'perpanjangan kolaborasi' antara Netflix dan The Road Dahl Story Company, perusahaan yang kerap mengangkat tulisan Dahl ke layar lebar, termasuk Matilda, The BFG, The Twits.
"Lalu semuanya jadi sangat jelas. Jika Dahl pernah membuat karakter tentang seorang pembuat film untuk mengadaptasi hasil kerjanya, saya cukup yakin dia akan membuat Taika,"
Direktur Komersial dan Hiburan Roald Dahl Story menambahkan, pihaknya merasa senang dengan kedatangan Waititi. "Ada sesuatu yang tak dapat disangkal tentang kreativitas Taika dan selera humornya dan kami tak dapat memikirkan orang lain yang lebih sempurna untuk memimpin pekerjaan ini, dengan kualitas yang dimiliki Netflix," ujarnya.
Netflix disebut bakal memperbanyak konten animasi keluarga, menyusul kesuksesan Klaus yang mendapatkan Academy Award. Untuk tahun 2020, mereka memiliki Over The Moon karya Glen Keane dan The Willoughbys dari Kris Pearn.
Nama Taika Waititi dikenal makin banyak orang belakangan ini, antara lain lewat Jojo Rabbit, Thor: Ragnarok, serta film pendek yang jadi nomine Oscar, Two Cars, One Night. Saat ini ia tengah disibukkan dengan proyek film Next Goal Wins dan Thor: Love and Thunder.
[Gambas:Video CNN]
(rea)