Diberitakan ET, Petty sempat menghadapi masalah hukum pekan lalu ketika ia terindikasi gagal mendaftarkan diri sebagai orang dengan riwayat penyerangan seksual di California.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu diwajibkan kepada orang dengan riwayat penyerangan seksual demi menginformasi dan meningkatkan keamanan publik juga keluarganya dari potensi tindakan kriminal yang dilakukan para pelaku.
Menurut dokumen profil penyerangan seksual yang didapat ET, Petty juga dikenal sebagai Avery Johnson dan kini beralamat di Beverly Hills.
Petty resmi terdaftar sebagai pelaku penyerangan seksual setelah sempat terjaring razia oleh kepolisian di Beverly Hills pada 15 November lalu. Kala itu, ia diketahui tak terdaftar sebagai pelaku penyerangan seksual usai pindah dari New York ke California.
Akibat dari kelalaian tersebut, Petty sempat ditahan dan kemudian dibebaskan dengan jaminan sebesar US$200 ribu atau setara dengan Rp2,8 miliar.
Petty sendiri di New York sudah terdaftar sebagai pelaku penyerangan seksual tingkat dua. Dia dinyatakan bersalah pada April 1995 atas percobaan pemerkosaan tingkat satu kepada seorang gadis berusia 16 tahun pada September 1994.
Nicki Minaj sendiri bukan tidak mengetahui riwayat Petty. Ia bahkan sempat membela pria yang kini menjadi suaminya itu dari protes para penggemar terkait Petty dan khawatir akan keselamatan Minaj.
"Dia waktu itu usia 15, dan korbannya 16.. dan dalam hubungan pacaran," kata Minaj. "Kalian tak dapat menghancurkan hidupku,"
Nicki Minaj diketahui telah menikah dengan Kenneth Petty pada Oktober 2019 ketika penyanyi Starship itu mengunggah sebuah video yang mengindikasikan dirinya telah menikah.
Sepekan sebelum video tersebut, Minaj sempat mengungkapkan rencana pernikahannya kepada ET.
"Kami sudah dapat izin menikah. Kini saya hanya tinggal menunggu hingga pastor saya yang saya cintai datang dan melakukan pemberkatan untuk kami," kata Minaj.
"Pernikahan besar dan semua halnya, yang akan terjadi, namun tidak untuk saat ini." lanjutnya.
(end)