Glastonbury Batal karena Ketidakpastian di Tengah Corona

CNN Indonesia | Rabu, 18/03/2020 20:45 WIB
Glastonbury Batal karena Ketidakpastian di Tengah Corona Ilustrasi Glastonbury. (Wikimedia Commons/jaswooduk)
Jakarta, CNN Indonesia -- Festival Glastonbury yang seharusnya merayakan hari jadi ke-50 tahun ini terpaksa batal karena ketidakpastian situasi di tengah penyebaran virus corona.

"Kami sangat menyesal mengumumkan ini, tapi Glastonbury 2020 akan dibatalkan," demikian pernyataan pihak penyelenggara yang diunggah melalui Instagram pada Rabu (18/3).

Pernyataan itu berlanjut, "Tentu ini bukan tindakan yang kami harapkan untuk acara ulang tahun ke-50 kami, tapi menanggapi tindakan pemerintah pekan ini, dan di masa yang sangat tak menentu, hanya ini opsi yang masuk akal."


[Gambas:Instagram]
Mereka mengakui ada kemungkinan situasi membaik pada akhir Juni. Meski demikian, tak cukup waktu untuk mempersiapkan satu festival besar di masa sesingkat itu, mengingat Glastonbury seharusnya digelar 24-28 Juni.

"Kami ingin menyampaikan maaf terdalam bagi 135 orang yang sudah membayar deposit untuk tiket Glastonbury 2020. Sisa pembayaran tiket itu jatuh tempo pada awal April dan kami ingin mencambil keputusan sebelumnya," tulis penyelenggara.

[Gambas:Video CNN]
Penyelenggara kemudian memahami kesulitan memburu tiket Glastonbury. Mereka pun menawarkan para pembeli tiket untuk mempertahankan dana deposit mereka dengan jaminan mereka mendapatkan tiket untuk festival tahun depan.

"Mereka yang memilih pengembalian 50 pound sterling itu, bisa menghubungi See Tickets dalam beberapa hari ke depan," tulis penyelenggara Glastonbury.

Festival Glastonbury memang selalu ditunggu tiap tahun. Dalam edisi tahun ini, Glastonbury menawarkan sederet musisi lintas genre dan generasi, mulai dari Elton John, Fleetwood Mac, HAIM, Tyler the Creator, Wolf Alice, hingga King Gizzard & The Lizard Wizard. (has/has)