Diberitakan Variety, The Zhongying Golden Palm Cinema mulai kembali dibuka sejak Senin (16/3) lalu. Pada malam sebelumnya mereka mengumumkan 22 jadwal penayangan film.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak bisa tutup selamanya. Kami hanya dapat bekerja sama dengan pemberitahuan (dari pemerintah), menguji situasi dan melihat respons dari publik," kata Ding yang bertanggung jawab atas pembukaan bioskop.
Orang tua yang menjadi anggota bioskop bisa membawa anak-anak mereka untuk menonton film gratis. Sementara yang bukan anggota perlu membayar biaya normal seharga US$1,4 atau setara dengan Rp22 ribu.
Namun, sampai hari ini belum ada satu penonton pun yang mengunjung bioskop tersebut. Mengingat persebaran virus corona di China masih cukup besar sehingga banyak warga yang memilih di rumah.
Bila tidak ada penonton yang datang, The Zhongying Golden Palm Cinema terancam tak mendapatkan pemasukan dan berpotensi rugi besar.
"Jika tidak ada film baru, tidak ada bedanya apakah kita buka atau tidak. Saat ini, kami hanya memiliki beberapa film, kami harus menunggu dan melihat apa ada film baru yang rilis," kata Ding.
Pada Januari lalu, setidaknya 70 ribu bioskop di China tutup karena virus corona Covid-19. Rantai bioskop terkemuka di negara itu, termasuk Wanda, CGV, Bona, Lumiere Pavilions, Jinyi, Dadi, dan lainnya mengumumkan bahwa mereka akan tutup sementara. (adp/end)