"Model industri bioskop ini unik dan rentan dalam masa krisis saat ini. Kami menghadapi permasalahan yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian pernyataan Asosiasi Nasional Pemilik Bioskop seperti dilansir Variety.
Pernyataan itu berlanjut, "Kami meminta Kongres dan pemerintah memastikan industri bioskop Amerika dan puluhan ribu karyawannya bisa tetap hidup."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asosiasi Nasional Pemilik Bioskop lantas meminta jaminan pinjaman untuk meringankan tekanan likuiditas yang terjadi karena masih harus membayar sewa dan layanan meski tak ada penjualan tiket.
Para pengusaha pun mengupayakan tunjangan pajak untuk membantu para karyawan yang tak bekerja akibat penutupan sementara bioskop.
Selain itu, mereka juga mencari bantuan yang bisa membuat bioskop mengganti kerugian ketika industri kembali berjalan di masa mendatang.
Sebelumnya, Dewan Eksekutif Asosiasi Nasional Pemilik Bioskop telah mengizinkan penarikan US$1 juta dolar dari uang cadangan grup untuk membantu karyawan bioskop yang tak bekerja karena penutupan sementara.
Berikut data bioskop yang ditutup sementara di AS berdasarkan data Asosiasi Nasional Pemilik Bioskop. AMC menutup 634 bioskop di seluruh AS. Regal menutup 548 bioskop di seluruh AS. Cinemark menutup 344 bioskop di seluruh AS.
[Gambas:Video CNN]
Cineplex Entertainment menutup 165 bioskop di Kanada. Marcus Theatre menutup 91 bioskop di kawasan barat AS, Harkins Theatre menutup 34 bioskop di barat daya AS, dan B&B Theatres menutup 48 bioskop.
Secara keseluruhan, sekitar 2.174 bioskop di AS ditutup sementara setidaknya selama dua hingga 12 pekan untuk menekan penyebaran virus corona.
Per Kamis (19/3), Amerika Serikat mencatat 9.415 kasus COVID-19, 150 di antaranya meninggal dunia dan 106 sembuh. (chri/has)