Cinema XXI, misalnya, mengaku sudah bekerja sama dengan distributor film independen untuk menampilkan karya-karya alternatif selama masa corona.
"Untuk mengantisipasi kondisi yang ada, Cinema XXI bekerja sama dengan distributor film independen untuk menghadirkan sejumlah film," kata Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol, kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Kamis (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya Cinema XXI, jaringan CGV Indonesia juga memilih cara serupa. Humas CGV Indonesia, Hariman, mengatakan bahwa selain film independen dan nasional, pihaknya juga akan menayangkan film lain.
Sejak virus corona merebak, setidaknya ada tujuh film Hollywood yang ditunda perilisannya, di antaranya adalah A Quite Place Part II, Mulan, The New Mutants, F9, Peter Rabbit 2: The Runaway, dan Black Widow.
[Gambas:Video CNN]
Untuk film Indonesia sampai saat ini ada dua film yang ditunda rilis sampai waktu belum ditentukan, yakni KKN Desa Penari dan Tersanjung The Movie yang sedianya sama-sama tayang pada 19 Maret.
Selama masa waspada virus corona ini, jaringan bioskop Cinema XXI dan Cineplex memberlakukan sistem jarak duduk dengan jeda satu kursi kosong.
Hingga saat ini, di Indonesia terdapat 309 kasus positif corona yang tersebar di berbagai daerah. Sebanyak 15 kasus dinyatakan sembuh dan 25 lainnya meninggal. (adp/has)