Karena itu CGV akan menutup operasional bioskopnya di ibu kota selama dua pekan, hingga 5 April mendatang.
"Sebagai penyedia layanan publik, CGV tentunya mematuhi instruksi untuk menghentikan sementara kegiatan operasional bioskop berdasarkan Surat Edaran dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta," kata Direktur CGV Dian Sunardi Munaf kepada CNNIndonesia.com, Jumat (20/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan penutupan bioskop tertuang dalam Surat Edaran dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta No 60/SE/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).
Hal itu menyusul penetapan status Jakarta menjadi tanggap darurat. Status tersebut berlaku hingga dua pekan mendatang.
[Gambas:Video CNN]
Anies berharap masyarakat turut berperan menekan penularan virus corona dengan membatasi kegiatan di luar rumah. Dia mengatakan TNI dan Polri juga akan bersinergi lebih erat dalam pemberlakuan status tanggap darurat.
Berdasarkan data Jumat (20/3) sore, jumlah positif corona di Indonesia mencapai 369 orang, dengan data 320 orang dirawat, 17 dinyatakan sembuh dan 32 orang meninggal dunia.
Mayoritas pasien positif corona berasal dari Jakarta. Presiden Joko Widodo bahkan mengungkap Jakarta Selatan sebagai daerah paling rawan virus corona.
Juru bicara pemerintah khusus penanggulangan corona, Achmad Yurianto mengatakan kasus di Jakarta begitu banyak akibat mobilitas penduduk yang tinggi. Selain itu, pintu masuk menuju ibu kota dari berbagai daerah juga menjadi tinggi angka penyebaran virus. (chr/osc)