Dalam opini yang ia tulis untuk Washington Post pada akhir pekan lalu, Nolan mengungkapkan bahwa bioskop telah menjadi bagian penting dari kehidupan.
"Ketika orang berpikir tentang film, pikiran mereka pertama-tama pergi ke bintang-bintang, studio, glamor," tulis sutradara film Dunkirk itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Kongres mempertimbangkan permohonan bantuan dari semua jenis bisnis yang terkena dampak, saya berharap orang-orang juga melihat komunitas kami apa adanya yakni bagian vital dari kehidupan sosial, menyediakan pekerjaan bagi banyak orang dan hiburan untuk semua," ungkapnya.
Nolan melanjutkan, "Sebagai pembuat film, pekerjaan saya tidak akan pernah lengkap tanpa pekerja dan penonton yang menyambutnya."
Sutradara yang tahun ini akan merilis film baru, Tenet, itu pun menulis bahwa beberapa minggu terakhir telah menjadi pengingat bahwa ada bagian kehidupan yang jauh lebih penting daripada pergi ke bioskop.
"Ketika krisis ini berlalu, kebutuhan untuk keterlibatan manusia secara kolektif, kebutuhan untuk hidup dan tertawa, mencintai, menangis bersama, akan lebih kuat dari sebelumnya," tulisnya.
Namun dia masih berharap agar guncangan yang menghentak industri film tidak luput dari perhatian. Mengakhiri tulisan tersebut, Nolan mendesak para penggemar untuk mengingat alasan mereka pergi ke bioskop pertama kali.
"Mungkin, seperti saya, Anda pikir pergi menonton film untuk suara di sekitar atau soda dan pop corn, atau bintang film. Tapi tidak itu saja. Kita berada di sana untuk satu sama lain," ujar Nolan, dikutip dari Hollywood Reporter.
Sejauh ini, sejumlah bioskop di beberapa negara telah ditutup selama dua bulan terakhir. Itu dimulai dari China, salah satu pasar terbesar film di dunia, kemudian Korea Selatan, Italia, diikuti dengan beberapa negara bagian di Amerika. Bioskop di Indonesia pun per Senin (23/3) ini telah ditutup selama dua pekan ke depan. (agn/end)