Ia mengaku masih belum bisa mengatakan kapan akan merilis album teranyar itu setelah terakhir kali merilis Anti pada 2016. Namun, ada sejumlah hal yang Rihanna ungkap dari album itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Rihanna mengungkapkan dirinya merasa telah mencoba berbagai jenis musik dan genre dalam delapan album yang telah rilis sebelumnya. Kini, Rihanna merasa lebih bebas.
"Saya telah menghasilkan semua hit, saya telah mencoba semua genre. Kini saya hanya, terbuka lebar. Saya bisa membuat apa pun yang saya mau," lanjutnya, dikutip dari ET.
Rihanna terus menyembunyikan soal album barunya yang sudah amat dinanti para penggemar tersebut. Pada Desember lalu, ia menggoda para penggemarnya dengan menyebut album itu sudah rampung.
[Gambas:Instagram]
Album terakhir yang dirilis Rihanna, Anti memiliki sejumlah hit seperti Work, Higher, Needed Me, dan Love on the Brain.
Riri kemudian terlihat lebih tenggelam dalam bisnis kosmetik miliknya, Fenty Beauty, menyusul produk pakaian dalam Savage X Fenty.
Pada Oktober 2019, pelantun Umbrella itu menjelaskan pada Vogue bahwa ia menggarap album bernuansa reggae.
"Bukan tipikal reggae yang Anda tahu, tetapi Anda akan merasakan elemen-elemen itu di semua lagu," katanya, mengutip CNN.
Riri menambahkan, "Reggae selalu terasa tepat untuk saya. Ia ada dalam darah saya. Tak peduli seberapa jauh saya dipindahkan dari kultur itu, atau lingkungan tempat saya tumbuh; ia [reggae] tak pernah pergi. Rasanya selalu sama."
"Walaupun saya telah mengeksplorasi genre-genre lain, ini adalah saatnya saya kembali ke sesuatu yang belum sepenuhnya saya pelajari," ujar Rihannna.
[Gambas:Youtube]
(end)