Menjadi bagian dari sebuah grup bukan hal baru bagi Glenn. Ia pertama kali dikenal sebagai vokalis band Funk Section yang merilis album pada 1995. Baik Glenn, Tompi, maupun Shandy sepakat bahwa Trio Lestari adalah sarana untuk mengungkap kepedulian tentang sekitar.
GLENN FREDLY MENINGGAL DUNIA |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bersama Tompi dan Sandhy, Glenn merilis album bertitel Wangi pada 2014. Nama yang sama lantas disematkan sebagai sebutan untuk penggemar Trio Lestari. Dalam album ini, mereka banyak bereksperimen, bahkan memasukkan sentuhan elektronik lewat dua lagu remix, Sakitnya di Sini dan Gelora Cintaku.
Glenn Fredly dalam salah satu penampilan panggung Trio Lestari. (Foto: Vega Probo) |
Lama tak terdengar kiprah bersama, Trio Lestari sebenarnya sedang menggodok konsep baru. Glenn sendiri sempat membantah kabar perpecahan grup setelah ia beberapa kali tampil hanya berdua bersama Tompi.
[Gambas:Youtube]
Pada Januari lalu, Tompi mengatakan Trio Lestari siap comeback pada 2020. Rencananya, mereka akan menggarap proyek baru, yakni lagu anak-anak.
"Tahun ini kita (Trio Lestari) lagi garap lagu baru ya, lagu anak-anak. Ditunggu aja nanti di tahun ini," kata Tompi saat itu, melansir Antara.
Ketika wabah Covid-19 melanda Indonesia, Trio Lestari tak tinggal diam. Glenn, Tompi, dan Sandhy serta dalam konser Solidaritas Lawan Corona, 28 Maret lalu. Sejak lama, Glenn memang dikenal peduli terhadap kondisi sosial politik.
Dalam kapasitas sebagai penyanyi, ia kerap menunjukkan pandangan pribadi tentang politik dan kemanusiaan, misalnya lewat unggahan di Instagram tentang Presiden Joko Widodo, atau menyuarakan agar pemerintah lebih peduli terhadap nasib musisi dan pekerja musik.
Kini, dengan kepergian Glenn dari Trio Lestari, Tompi dan Sandhy harus berjuang berdua melestarikan grup mereka. (rea)
Glenn Fredly dalam salah satu penampilan panggung Trio Lestari. (Foto: Vega Probo)