Kabar ini pertama kali diketahui dari sebuah pengumuman di situs resmi film terakhir yang ia garap, Labyrinth of Cinema.
"Sutradara Obayashi berjuang melawan penyakitnya sampai hari perilisan filmnya. Beristirahatlah dengan tenang, sutradara Obayashi, Anda yang sangat mencintai film sampai-sampai terus membuatnya," demikian pernyataan di situs tersebut, Jumat (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film itu akhirnya ditayangkan di Tokyo International Film Festival tahun lalu dan membuatnya dianugerahi "pesulap sinematik".
Lihat juga:Rekomendasi Film Akhir Pekan, Spirited Away |
Lahir pada 1938, Nobuhiko tumbuh saat masa Perang Dunia II dan agresi militer, kala masyarakat Jepang menderita kelaparan hingga pembantaian akibat peperangan.
Nobuhiko sangat percaya dengan kekuatan film yang dapat mengekspresikan kebebasan dengan sebebas-bebasnya.
"Film tidak lemah. Film mengekspresikan kebebasan. Mari rayakan kebebasan kita dengan apa pun yang kita bisa. Jangan lagi berbohong," katanya. (has)